❌ Cairan Tidak Dibolehkan di Bagasi Tercatat
? Cairan Mudah Terbakar
-
Bensin
-
Cairan yang lebih ringan
-
Pengencer cat
-
Minyak tusam
-
Beberapa perekat (misalnya, semen karet)
-
Semprotan aerosol tertentu ditandai "mudah terbakar" (misalnya, cat semprot)
☠️ Cairan Korosif atau Beracun
-
Pemutih
-
Peroksida
-
Pembersih saluran cair
-
Asam (seperti asam muriatik atau asam sulfat)
-
Air raksa (termasuk beberapa termometer)
-
Formaldehida
? Cairan Mudah Meledak atau Bertekanan
-
Kembang api atau bahan kimia yang mudah meledak dalam bentuk cair
-
Gas berkemah atau tabung propana bertekanan
-
Kartrid butana
-
kartrid CO₂ (tipe yang lebih besar, seperti untuk mesin paintball atau soda)
? Cairan Berbahaya Lainnya
-
Pupuk cair atau pestisida (kecuali tidak beracun dan diberi label dengan benar)
-
Beberapa bahan kimia otomotif (misalnya, minyak rem, bahan tambahan bahan bakar)
-
Pelarut industri
⚠️ Hanya Diizinkan dalam Jumlah Terbatas atau Dalam Kondisi
Beberapa cairan hanya diperbolehkan jika dalam batas kuantitas tertentu atau dikemas dengan benar:
-
Perlengkapan mandi aerosol (misalnya, semprotan rambut, deodoran, krim cukur): Biasanya diperbolehkan di bagasi terdaftar hingga total gabungan 2 liter (atau 70 ons) per penumpang; setiap wadah harus ≤500ml (17 ons) dan memiliki tutup pelindung.
-
Minuman beralkohol:
-
Di bawah 24% ABV: Tidak ada batasan (dalam batas berat)
-
24%–70% ABV: Hingga 5 liter per orang
-
Lebih 70% ABV: Tidak diperbolehkan
-
-
Cairan medis atau farmasi: Biasanya diperbolehkan dengan resep/label.
? Untuk Tip:
Jika Anda merasa tidak yakin, memeriksa:
-
Kebijakan bahan berbahaya khusus maskapai penerbangan Anda
-
Peraturan Barang Berbahaya IATA
-
TSA (untuk AS. wisatawan)
-
Pedoman bea cukai negara tujuan Anda